Skandal Finansial Diduga Menyeret Suami Wali Kota Kendari, Minta Sejumlah Uang untuk Aktivitas di THM?
KASUISTIK.COM – Usai terseret dugaan pinjaman online (Pinjol), mantan Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra (ADP) yang juga merupakan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran (SKI) diduga kembali terlibat dalam skandal finansial.
Putra bungsu mantan Wali Kota Kendari dua periode, Asrun itu diduga terjerat pusaran utang piutang dengan aliran dana mencurigakan, berkaitan dengan aktivitas Tempat Hiburan Malam (THM).
Berdasarkan penelusuran tim kasuistik.com, terungkap jejak komunikasi yang mengarah pada permintaan sejumlah dana dana kepada seorang pengusaha.
ADP juga terindikasi melakukan permintaan uang untuk kebutuhan konsumtif, dengan pola yang intens dan berulang.
“Kanda tambahkan pi 8 supaya cukup 30, kebanyakan nih orangnya, besok ambil di rumah 42,” demikian isi pesan singkat WhatsApp ADP kepada salah seorang pengusaha.
Tak berhenti di situ, dalam percakapan lain, ADP kembali meminta tambahan dana hingga Rp9 juta.
Total permintaan dalam rangkaian komunikasi tersebut bahkan disebut mencapai Rp45 juta dalam waktu singkat.
Bahkan, ADP juga secara langsung mengirimkan nomor rekening pribadi atas namanya sebagai tujuan transfer.
Fakta ini memperkuat dugaan bahwa transaksi dilakukan secara personal dan terstruktur.
Dari penelusuran lebih lanjut, sumber internal menyebutkan bahwa aliran dana yang digunakan ADP diduga telah menembus angka ratusan juta rupiah.
Berstatus sebagai suami Wali Kota Kendari, dimungkinkan jadi kekuatan bagi ADP untuk meminta sejumlah uang kepada kalangan pengusaha.
Sebelumnya, suami Wali Kota Kendari ini juga terseret dalam dugaan utang piutang pinjaman online. Bahkan, admin pinjaman online memposting gambar dan KTP milik ADP di media sosial. (m2/iks)



